Wabup Barsel Hadiri Acara Puncak Ulang Tahun Ke-3 Balai Adat “Ngebas Baya” Desa Bipak Kali
MMCBarselBuntok- Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T. menghadiri Acara Puncak Ulang Tahun Ke-3 Balai Adat “Ngebas Baya” Desa Bipak Kali Kecamatan Gunung Bintang Awai, Sabtu (10/10/2026).
Ketua Mantir Adat Amir Mahmud, S.Ag dalam laporannya mengatakan rangkaian acara ini juga menjalankan visi misi mantir adat Desa Bipak Kali yaitu menggali, mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat agar masyarakat menjadi insan yang berkualitas, berbudi luhur, bermartabat dan cinta tanah air, dan menghargai alam lingkungan, kemudian menjadikan budaya adat sebagai landasan moral pembangunan daerah terkhusus Kabupaten Barito Selatan.
Selain itu tujuan acara ini juga adalah "Mepas Baya" agar segala hawa negatif segera ditanggalkan, masyarakat dijauhkan dari segala penyakit, sial, dan sengketa, ritual mepas baya dilaksanakan oleh wadian. Lama kegiatan selama 20 hari dari tanggal 20 September-10 Oktober 2026 dalam suasana yang aman dan terkendali. Acara ini akan dilaksanakan setiap tahun, untuk itu Amir Mahmud memohon dukungan seluruh pihak agar acara bisa terselenggara dengan baik setiap tahunnya.
Khristianto Yudha dalam sambutannya mengatakan merasa senang sekali bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Bipak Kali. Karena menurut Khristianto kalau datang ke desa seperti ini, yang dirasakan bukan hanya sebuah acara, tetapi juga suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang memang menjadi kekuatan masyarakat Barsel.
Selanjutnya Wabup memaparkan bahwa zaman terus berubah, anak-anak sekarang tumbuh dengan teknologi dan berbagai macam informasi. Karena itu adat dan budaya harus terus dikenalkan kepada anak-anak, jangan sampai nanti mereka lebih hafal budaya dari luar, tetapi lupa dengan adat dan tradisi yang sejak dulu hidup di kampungnya sendiri. Karena itu, apa yang dilakukan masyarakat Bipak Kali ini sangat baik. Adat tidak hanya disimpan sebagai cerita, tetapi terus dijalankan dan diwariskan.
“Kepada para orang tua dan tokoh adat, teruslah ajarkan kepada anak-anak kita tentang adat, tentang sopan santun, tentang menghormati orang tua, tentang hidup bersama dan saling membantu, karena adat bukan hanya soal upacara dan tradisi, tetapi juga tentang bagaimana kita menjalani kehidupan sehari-hari, “ Harapnya.
Pemkab Barsel sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan akan lebih kuat kalau masyarakatnya ikut menjaga kebersamaan. Kalau masyarakat rukun maka di situlah adat dan budaya tetap hidup. Khristianto Yudha juga berpesan untuk menjaga persaudaraan, dan menjaga adat budaya yang sudah diwariskan.
“Jangan karena berbeda pilihan, berbeda pendapat, atau berbeda latar belakang, kita menjadi saling menjauh. Kita semua tetap satu keluarga besar masyarakat Barito Selatan, “ Imbuhnya.
Wabup juga berharap, Balai Adat Ngebas Baya ini bukan hanya semakin tua usianya, tetapi juga semakin kuat manfaatnya bagi masyarakat.
Turut hadir Camat Gunung Bintang Awai beserta jajaran, Kepala Desa Bipak Kali beserta seluruh perangkat desa, Para tokoh adat, mantir adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, para sesepuh, Pengurus Balai Adat Ngebas Baya, Seluruh Panitia pelaksana peringatan ulang tahun Balai Adat Ngebas Baya, dan seluruh masyarakat Desa Bipak Kali serta tamu undangan lainnya.
DiskominfoSP//E2N) Materi; Foto : BUZ