Rapat Koordinasi Tanggapan Berita di Media Sosial
MMCBarsel-Buntok-Camat Gunung Bintang Awai Armadi mengadakan Rapat Koordinasi mengenai tanggapan atas pemberitaan di Media Sosial terkait kondisi akses jalan Desa Malungai Raya menuju Muara Malungai Desa Bintang Ara, rapat bertempat di Balai Pertemuan Muara Malungai, Desa Bintang Ara , Selasa (07/07/2026).
Camat Gunung Bintang Awai Armadi selaku pengundang dan pemimpin Rapat Koordinasi menyampaikan terima kasih Kepada Kepala Desa Bintang Ara beserta Perangkat Desa dan BPD yg telah memfasilitasi Pertemuan di Muara Malungai / Malungai Dalam yang juga merupakan Desa Bintang Ara RT. 3 dan RT.4, sedangkan RT. 1 dan RT.2 nya ada di Desa Bintang Ara.
Armadi menjelaskan tujuan dari Rapat Koordinasi tersebut adalah untuk memperoleh gambaran yang sebenarnya supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman masyarakat dalam menafsirkan pemberitaan dan unggahan di sosial media untuk kondisi infrastruktur Jalan Malungai Raya dan Malungai Raya menuju Malungai Dalam, Desa Bintang Ara.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk menyikapi persoalan tersebut dengan kepala dingin dan kehati-hatian dalam ber-sosial media untuk selalu mengedepankan data dan fakta di lapangan untuk membangun komunikasi yg baik lebih dahulu dengan BPD dan Pemerintah desa, Pemerintah Kecamatan dan Dinas Instansi yg terkait supaya kita jangan sampai mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yg belum terverifikasi, “ Tegas Armadi.
Setelah Rapat dibuka, pimpinan rapat mempersilahkan untuk memutar unggahan video yang viral di sosial media tersebut untuk sama-sama didengarkan dan disimak oleh seluruh peserta Rapat Koordinasi. Camat Armadi juga memohon serta mempersilahkan Orang yg membuat Video tersebut yang juga hadir untuk menjelaskan kepada Peserta Rapat mengenai kronologis sampai termuatnya dokumen video tersebut.
Dan dari perkenalan si pembuat video AI tentang Jalan di Muara malungai / Malungai Dalam dapat di ketahui bahwa yang bersangkutan bernama Ahmad Riadi dari kota Barabai Kalimantan Selatan dan bukan warga Kabupaten Barito Selatan yang juga pernah bermukim di Kota Pangka Raya dan merantau ke Desa Malungai untuk mencari usaha sebagai Tukang dan berdomisili di Malungai dalam RT.3.
Pada akhirnya Ahmad Riadi selaku pembuat video menyampaikan permohonan maafnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan atas viralnya video tersebut.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan atas viralnya video tersebut, tidak ada maksud untuk memusuhi siapapun, murni hanya ingin menyampaikan aspirasi saya untuk kemajuan Barito Selatan, “ Kata Ahmad Riadi.
Dan di akhir acara Camat GB.Awai menyampaikan ucapan terima kasih Kepada Kepala Dinas PUPR Kab.Barsel yang langsung menurunkan Tim Survei atas pemetaan titik Jalan yang rusak di Jalan Malungai tersebut. Berdasarkan data pengamatan lapangan hasil observasi visual ditemukan sedikitnya 14 titik kerusakan yang didominasi oleh lubang, kubangan, deformasi/alur roda (rutting), amblas lokal serta hilangnya lapisan permukaan.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus melaksanakan pembangunan secara berkesinambungan. Pada tahun 2022 telah dilakukan rekonstruksi jalan Malungai Raya, tahun 2024 rehabilitasi jembatan Malungai, tahun 2025 pembangunan jalan Malungai Raya (Karya Bakti), pembangunan jalan Ngurit-Malungai (Karya Bakti) dan pada tahun 2026 pembangunan jalan Desa Malungai Raya-Malungai Dalam. Ini adalah bukti hadirnya Pemerintah di tengah-tengah masyarakat, baik Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten.
Harapan Pemkab Barsel agar tetap ada pengertian masyarakat, karena tidak semua masalah bisa diselesaikan secara instan atau langsung, tetapi harus melalui mekanisme yang berlaku, sesuai dengan undang-undang. Pembangunan yang dilakukan ada beberapa tahapan termasuk jangka pembangunan juga terbagi jangka pendek dan jangka panjang/menengah.
(diskominfoSP-Barsel/E2N) materi ; foto : BUZ