Ringkasan Berita

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 di Tingkat Kecamatan Dusun Utara, sekaligus juga mengadakan Gerakan Pangan Murah dan Meresmikan Puskesmas Pendang.

Umum Kabupaten
| 3 bulan yang lalu

Musrenbangcam Forum Strategis Tetapkan Prioritas Pembangunan Terukur, Realistis, dan Berdampak Langsung

T2R Editor

Editor

MMCBarsel-Buntok-Rangkaian acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 ditutup dengan agenda Musrenbang di Tingkat Kecamatan Dusun Utara Tahun 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Dusun Utara, Selasa, (10/02/26).

Pelaksanaan Musrenbang pada hari ini dirangkai dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Peresmian Puskesmas Pendang. Diharapkan, keberadaan Puskesmas Pendang ini dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Dusun Utara dan sekitarnya.

Camat Dusun Utara Hadrianus Dempo merasa sangat bersyukur dan berterima kasih dengan dibangun dan diresmikannya Puskesmas Pendang Kecamatan Dusun Utara ini dan pembangunan lainnya yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, yang dengan gerak cepat setelah dua hari dilantik langsung meninjau ke daerah Pendang Kecamatan Dusun Utara dan membantu Pemerintah Kecamatan. Dilaporkan juga oleh Camat bahwa daerah Kecamatan Dusun Utara termasuk daerah yang kondusif.

Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha mengatakan Musrenbang Kecamatan Dusun Utara ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari desa dan kelurahan, guna memastikan bahwa arah dan prioritas pembangunan daerah benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025–2029, dengan tema:

“Pembangunan Pondasi Hilirisasi Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Energi yang Berkelanjutan.”

Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penurunan pengangguran, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Sejalan dengan arah pembangunan nasional, Pemerintah Pusat saat ini juga mendorong Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak usia sekolah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan kecerdasan generasi muda sebagai investasi sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mendukung penuh program ini dan akan terus melakukan sinergi lintas sektor agar implementasinya di daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain itu, Pemerintah juga mengembangkan Program Sekolah Rakyat, sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan wilayah yang memiliki keterbatasan layanan pendidikan. Program ini diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam menekan angka putus sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan dasar, serta membuka kesempatan yang lebih adil bagi seluruh anak bangsa, termasuk di Kabupaten Barito Selatan.

Adapun sasaran dan target pembangunan Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 adalah sebagai berikut, yang pertama pertama yaitu Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,45 persen, dibandingkan capaian Tahun 2025 sebesar 4,02 persen (per Oktober 2025); Kedua yaitu Penurunan angka kemiskinan menjadi 3,77 persen, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 4,94 persen; Ketiga Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 3,09 persen, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 4,30 persen; Keempat Penurunan Indeks Gini menjadi 0,256, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 0,266; Kelima Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 76,44, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 75,21.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sinergi dan sinkronisasi, program antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, hingga pengendalian pembangunan.

Sangat disadari bahwa kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta penanganan permasalahan sosial, dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah akibat menurunnya Dana Bagi Hasil dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Namun, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah, sekaligus menjajaki sumber-sumber pendanaan alternatif yang sah. Salah satunya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien melalui pembagian peran dan risiko. Dalam kondisi tersebut, kebijakan penganggaran akan tetap berpedoman pada prinsip money follows program, yaitu memprioritaskan program-program yang benar-benar memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, Musrenbang Kecamatan ini menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan berdampak langsung.

Turut hadir Forkofimda Kabupaten Barito Selatan, Wakil Ketua DPRD Kab. Barito Selatan beserta anggota, Perwakilan Kapolres Barito Selatan, Perwakilan Dandim 1012/Btk, Kajari Barito Selatan, Perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Agama Buntok, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan, Asisten Setda Barsel dan Staf Ahli Bupati, Kepala perangkat daerah se-Kabupaten Barito Selatan, Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pertanahan Nasional (BPN), Perwakilan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Selatan, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Barito Selatan, Camat beserta unsur MUSPIKA Dusun Utara, Lurah dan kepala desa Se-Kecamatan Dusun Utara, Ketua BPD se-Kecamatan Dusun Utara, Tim delegasi peserta Musrenbang dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Dusun Utara, Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi masyarakat di Kecamatan Dusun Utara.

(diskominfoSP-Barsel/E2N//SR1) materi, foto : JN, BUZ