Ringkasan Berita

Pelatihan mencakup teknik dasar jurnalistik, penulisan siaran pers, serta pengelolaan konten digital. Narasumber dari DiskominfoSP menekankan pentingnya peningkatan kemampuan komunikasi publik, pemanfaatan teknologi informasi, serta kesiapsiagaan terhadap keamanan data dan ancaman siber.

Umum Kabupaten
| 12 jam yang lalu

Bangun Komunikasi Dengan Masyarakat, Manajemen RSJS Gelar Pelatihan Kehumasan

T2R Editor

Editor

MMCBarsel-Buntok-Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, publikasi, dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh (Jarse) bekerja sama dengan Dinas KominfoSP Kabupaten Barito Selatan menggelar pelatihan Kehumasan bagi pegawai yang bertugas dalam pengelolaan informasi dan media publikasi rumah sakit di Aula Manajemen RSJS, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat eselon III dan IV, yang diantaranya diikuti oleh Kepala Unit Humas beserta staf, Kepala Tim TKRS beserta staf, Staf Resepsionis Manajemen, Satpam, TPP Rawat Jalan.

Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait Teknik Dasar Jurnalistik dan Penulisan Siaran Pers yang Efektif, Konten Berita di Kanal Digital.

Fahriaji selaku pemateri pelatihan kehumasan dari DiskominfoSP Kab Barsel mengatakan bahwa kemampuan peserta dalam menyusun informasi, publikasi kegiatan, hubungan media, serta komunikasi publik dapat semakin meningkat sehingga mendukung pelayanan informasi yang profesional dan transparan.

 

"Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu memahami peran transformasi digital dalam meningkatkan mutu layanan rumah sakit, menerapkan tata kelola data dan keamanan informasi sesuai regulasi. mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber," ujarnya.

Sebelumnya Direktur RSUD Jarse, dr. Dadang Baskoro Nugroho saat membuka acara pelatihan mengharapkan seluruh pegawai di lingkup kerja RSUD Jarse, dapat memahami fasilitas pelayanan publik.

"Saat ini kita berusaha target harus selesai yakni akreditasi RS agar memperoleh akreditasi paripurna," ujar dr. Dadang.

Lebih lanjut dikatakan bahwa ujung tombak masalah adalah komunikasi efektif, komunikasi yang diharapkan menjadi bagian dari solusi.

Selain itu Sri Wahyuni sebagai pemateri jurnalistik yang mencakup teknik menulis berita menarik dengan menggunakan kalimat efektif agar para peserta mampu menghasilkan tulisan yang informatif, akurat, sehingga membangun citra positif instansi melalui pemberitaan yang berkualitas.

Turut hadir dr. Mas'ud R Idris bersama Kepala Sub Bagian Kepegawaian RS Jarse, Frituah.

(DiskominfoSPbarsel//5R1)foto: D1N