Ringkasan Berita

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan Mirwansyah menyerahkan secara simbolis bingkisan Safari Nyepi yang diterima oleh ketua majelis kelompok agama Hindu Kaharingan Desa Mabuan

Umum Kabupaten
| 2 tahun yang lalu

Umat Hindu Desa Mabuan Harapkan Nyepi Selanjutnya Dilaksanakan Di Balai Basarah Yang Baru

Sri Wahyuni

Author

MMCBarsel-Buntok-Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan Mirwansyah mewakili Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan H. Deddy Winarwan bersama umat Hindu di Desa Mabuan menghadiri acara safari Nyepi Tahun Baru Saka 1946, Selasa (5/3/2024)


Umat Hindu diajarkan untuk menjaga keharmonisan dengan prinsip semua manusia bersaudara karena kita semua berasal dari sumber yang sama yaitu dari Tuhan Yang Maha Esa. Melalui catur yoga marga yaitu empat jalan dalam upaya menyatukan atman yang berada di relung jiwa dengan sang brahman. Keempat jalan ini sebagai upaya menyadari kebenaran tertinggi guna mencapai kebahagiaan yang universal itulah Sat Cit Ananda. Namun harus diingat usaha ini tidak dapat dilakukan dengan terburu-buru, namun harus dilakukan secara alami. Semakin mengejar, maka semakin jauh pula realitas tertinggi untuk dicapai.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Barito Selatan I Wayan Budiartha saat menyampaikan Dharma Wacana mengatakan Sat Cit Ananda berarti kebahagiaan rohani yang tertinggi dibanding dengan kebahagiaan duniawi / material / harta benda untuk Indonesia Jaya. Tema ini memberikan makna bahwa Sat Cit Ananda adalah sumber dari semua kesadaran dan semua kesempurnaan untuk mencapai tujuan akhir dari perjalanan spiritual dalam agama Hindu. Kebahagiaan yang universal  dalam ajaran agama Hindu, yaitu kita harus mementingkan kebahagiaan rohani agar Indonesia semakin jaya.

‘’Saya meyakini dengan Hari Suci Nyepi adalah sebagai sumber inspirasi untuk menata perbuatan, perkataan, dan pikiran menjadi Tri Kaya Parisudha  (tiga perbuatan yang suci dan bersih) semoga umat Hindu mampu mengendalikan dirinya sendiri dan menghindari perbuatan adharma (sifat kebatilan),’’tutur Mirwansyah.

Selain itu kepala Desa Mabuan Youstriyaseng dalam sambutannya menyampaikan keinginan umat Hindu di Desa Mabuan, perayaan Nyepi selanjutnya  harapkan Nyepi  dapat dilaksanakan di Balai Basarah yang baru.

Hadir pula Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD AHK) Kab Barsel Yanto H Raba, unsur Tripika, kepala perangkat daerah, Camat Dusun Selatan Evi Kusumawardhani, Kasi Binmas Hindu Kemenag Kab Barsel Miyah, kepala-kepala desa se Kec  Dusun Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan umat Hindu. (diskominfobarsel//5R1) foto:dok.