Gerakan Pangan Murah, Upaya Jaga Stabilitas Ketersediaan Pangan dan Kendalikan Harga Pangan di Pasar
MMCBarsel-Buntok-Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri yang Diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Selatan Rahmad Nuryadin membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah Dan Panen Perdana Jagung Komposit di Desa Malungai Raya, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kamis (20/11/25).
Dalam sambutannnya Bupati Eddy Raya Samsuri mengatakan Gerakan Pangan Murah ini sebagai usaha mendorong daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya karena inflasi sangat mempengaruhi kebutuhan pangan utama masyarakat. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks
“Maksud dari kegiatan kita pada hari ini, sebagai upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan dalam rangka menjaga stabilitas ketersediaan pangan dan mengendalikan harga pangan di pasar. Hari ini masyarakat dapat membeli komoditi di bawah harga pasar, sehingga saya sangat berharap kegiatan ini benar-benar dapat bermanfaat dan sedikit meringankan masyarakat Kabupaten Barito Selatan, “ Kata Eddy Raya.
Pada hari ini juga dilakukan Panen Perdana Jagung Komposit, hal ini juga menjadi focus pada swasembada pangan dan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi komoditas strategis dan utama seperti diantaranya : Padi, Jagung, dan Kedelai. Ini selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Gibran terkait dengan Kemandirian bangsa melalui Swasembada Pangan. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI dan Daerah bersama-sama para petani se Indonesia mewujudkan Swasembada Pangan melalui berbagai program kegiatan atau aksi nyata. Hal ini tentunya dengan berbagai keterbatasan, terutama Anggaran. Namun demikian itu semua bukan menjadi faktor Pembatas untuk mewujudkan Swasembada Pangan.
Panen perdana ini merupakan bukti nyata bahwa sektor pertanian di Barito Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. Jagung komposit yang dipanen hari ini bukan hanya menandai keberhasilan kelompok tani dalam menerapkan teknologi budidaya yang lebih baik, tetapi juga menjadi langkah penting menuju peningkatan ketahanan pangan, kemandirian pakan ternak, dan peningkatan ekonomi masyarakat desa. Kondisi harga Jagung Pipil ini cukup menjanjikan bagi para petani kita dalam upaya peningkatan taraf ekonomi mereka yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan para petani. Bupati Eddy Raya berharap agar luas Tanam dan Luas Panen Jagung Hibrida untuk pakan ternak ini dapat ditingkatkan lagi, terlebih saat ini di dukung Oleh Polri (Polres Barito Selatan) dalam upaya percepatan Swasembada Jagung ini. Sebagaimana diketahui bahwa para petani Jagung kita di Wilayah Desa Malungai Raya ini bukan hanya satu Kali Tanam dalam setahun (IP 100) namun bisa IP 200 bahkan bila memungkinkan IP 300.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kelompok Tani Desa Malungai, para penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak tahap penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga akhirnya kita mencapai panen perdana ini. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Malungai memiliki semangat gotong royong dan kemauan kuat untuk maju bersama, “ Lanjut Eddy.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program, antara lain, Penyediaan benih unggul dan sarana produksi pertanian, Peningkatan kapasitas petani melalui program pelatihan dan pendampingan, Perbaikan infrastruktur pertanian, terutama akses jalan usaha tani, Fasilitasi akses pemasaran dan pengembangan kemitraan, agar hasil panen jagung memiliki nilai jual yang lebih baik.
Edy berharap keberhasilan panen jagung komposit ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga dapat diperluas, ditingkatkan produktivitasnya, dan menjadi komoditas unggulan Desa Malungai ke depan. Jika potensi ini terus dikembangkan, Eddy yakin yakin Desa Malungai dapat menjadi salah satu lumbung jagung Barito Selatan yang mampu menopang kebutuhan daerah dan membuka peluang industri pengolahan jagung
“Keberhasilan di bidang pertanian adalah keberhasilan kita bersama. Mari kita jadikan panen hari ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa. Pemerintah daerah akan selalu hadir memberikan dukungan agar sektor pertanian semakin maju dan menjadi pilar ekonomi yang kuat bagi Kabupaten Barito Selatan, “ Tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengadakan Gerakan Pangan Murah dan Panen Perdana Jagung Komposit di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Bintang Awai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan mengendalikan harga pangan di pasar.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Barito Selatan Ida Safitri dalam sambutannya juga menjelaskan maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Tujuan kegiatan ini antara lain menstabilkan harga dan pasokan pangan di tingkat konsumen, meningkatkan daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan strategis, memberikan edukasi pentingnya konsumsi pangan bergizi dan beragam, mempererat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha pangan.
Komoditas yang disediakan yaitu beberapa komoditas pangan strategis yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah antara lain, Beras Premium : Rp. 60.000,- dari Harga HET 77.000, Minyak goreng kemasan sederhana : Rp. 10.000,- dari harga pasar Rp. 17.000, Gula pasir : Rp. 10.000,- dari harga pasar Rp. 17.000, Telur ayam ras : Rp. 50.000,- dari harga pasar Rp. 60.000, Bawang Merah Rp. 30.000,- dari harga Rp. 40.000, Bawang Putih Rp, 25.000,- dari harga Rp. 35.000,-
“Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yang pertama masyarakat terbantukan dengan penjualan Komoditi yang disubsidi dan jauh lebih murah dari harga pasar, yang kedua Petani Jagung akan lebih termotivasi menambah Luas Tanam dengan kehadiran pemerintah ditengah-tengah masyarakat, “ Kata Ida Safitri.
Turut hadir Unsur Forkompida Kabupaten Barito Selatan, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Camat Gunung Bintang Awai, Kepala Desa Malungai dan perangkat desa, Kepala Desa Ngurit, PPL Wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kelompok Tani sera Masyarakat Desa Malungai, dan tamu undangan lainnya.
(diskominfoSP-Barsel//E2N) materi : Aida, foto : Dok