Pemkab Gelar Musrenbang, Bupati Barsel Tegaskan 5 Arahan Khusus
MMCBarsel–Buntok – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan mulai menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Musrenbang RKPD 2027 dengan tema " Pembangunan pondasi hilirisasi berbasis sumber daya lokal untuk ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan " dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri berlangsung di Aula Bapperida Kab Barsel Buntok, Kamis (12/3/2026). Acara dihadiri oleh Ketua TP PKK Kab Barsel Hj. Permana Sari, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha dan Pj Sekretaris Daerah Kab Barsel Ita Minarni.
Dalam sambutannya Bupati Barito Selatan mengatakan pelaksanaan Musrenbang dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 merupakan forum yang memiliki kedudukan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, menyatukan persepsi, menyelaraskan program, serta menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Selain itu musrenbang ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Berdasarkan tema pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan telah menetapkan 48 (empat puluh delapan) arah Kebijakan Pembangunan dan 12 (Dua Belas) Program Prioritas Tahun 2027 yang selaras dengan Arah Kebijakan Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang dipaparkan oleh 4 narasumber diantaranya Kepala Bapenda Kab Barsel Selviriyatmi, Kepala BPKAD Kab Barsel Ali Sadikin, Kepala BPS Kab Barsel Budi Wibowo dan Kapela Bapperida Kab Barsel Jaya Wardana.
"Agenda kegiatan Musrenbang hari ini menjadi sangat penting untuk menyusun prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat namun dengan kapasitas keuangan daerah yang sangat terbatas,"jelas Bupati.
Dalam kesempatan tersebut setidaknya ada 5 (lima) arahan khusus yang ditegaskan oleh Eddy Raya, yakni kebijakan penganggaran yang berbasis pada program prioritas pembangunan daerah dan nasional, pendekatan THIS, yaitu Tematik, Holistik, Integratif, dan spasial, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, tidak hanya diukur dari segi angka atau output ekonomi saja, Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur, menyusun program dan kegiatan dengan memperhatikan usulan-usulan yang telah termuat didalam hasil Musrenbang Kecamatan, dan hasil penelahaan pokok-pokok pikiran DPRD.
Selain unsur Forkopimda Ketua DPRD Kab Barsel HM Farid Yusran beserta anggota, Kapolres Barsel AKBP Jecson Ricsco Hutapea, Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Muh Edi, mewakili Kajari, Pengadilan Negeri Buntok, juga ketua penyelenggara Kepala Bapperida Kab Barsel Jaya Wardana hadir pula secara virtual Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah Candra Panji Asmara, kepala instansi vertikal serta kepala perangkat daerah.
(DiskominfoSPBarsel//5R1)foto:dok