Ringkasan Berita

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 di Tingkat Kecamatan Dusun Selatan.

Umum Kabupaten
| 3 bulan yang lalu

Musrenbangcam Dusel Serap Aspirasi Masyarakat, Sinergi Membangun Barsel Sejahtera

T2R Editor

Editor

MMCBarsel-Buntok-Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, melaksanakan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 Di Tingkat Kecamatan Dusun Selatan Tahun 2026 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Dusun Selatan, Jumat, (06/02/26).

Pelaksanaan Musrenbang pada hari ini dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah dan Peresmian Kantor Kecamatan Dusun Selatan dan diharapkan dapat menjadi sarana pendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan musyawarah serta berbagai kegiatan kemasyarakatan sehingga mampu meningkatkan kualitas koordinasi, partisipasi dan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Dusun Selatan.

Plt. Camat Dusun Selatan Achmad Mutahir merasa sangat bersyukur dan berterima kasih dengan dibangun dan diresmikannya aula kantor Kecamatan Dusun Selatan ini sehingga ada perubahan dan kemajuan seperti sekarang ini.

“Alhamdulillah, semoga ini menjadi PAD bagi kami Kecamatan Dusun Selatan karena target PAD Kecamatan Dusun Selatan salah satunya adalah sewa aula Kantor Kecamatan, semoga ada kegiatan OPD yang mengundang masyarakat bisa menggunakan aula ini sebagai tempat pertemuan “ Harap Achmad Mutahir.

Dalam sambutannya Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengatakan Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari desa dan kelurahan, guna memastikan bahwa arah dan prioritas pembangunan daerah benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025–2029, dengan tema Pembangunan Pondasi Hilirisasi Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Energi yang Berkelanjutan.

“Tema ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penurunan pengangguran, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan, “ Kata Eddy Raya.

Adapun sasaran dan target pembangunan Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 adalah sebagai berikut, yang pertama pertama yaitu Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,45 persen, dibandingkan capaian Tahun 2025 sebesar 4,02 persen (per Oktober 2025); Kedua yaitu Penurunan angka kemiskinan menjadi 3,77 persen, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 4,94 persen; Ketiga Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 3,09 persen, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 4,30 persen; Keempat Penurunan Indeks Gini menjadi 0,256, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 0,266; Kelima Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 76,44, dibandingkan Tahun 2025 sebesar 75,21.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi program antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, mulai dari tahap perencanaan hingga pengendalian pembangunan.

Sangat disadari bahwa kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta penanganan permasalahan sosial, dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah akibat menurunnya Dana Bagi Hasil dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

“Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjajaki sumber pendanaan alternatif yang sah, “ Kata Eddy Raya.

Salah satu upaya tersebut adalah melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015, yang memungkinkan pembangunan dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien melalui pembagian peran dan risiko.

“Dalam kondisi keterbatasan tersebut, kebijakan penganggaran akan berpedoman pada prinsip money follows program, yaitu memprioritaskan program yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, “ Lanjut Eddy.

Musrenbang Kecamatan ini menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan berdampak langsung.

Seluruh pemangku kepentingan diharapkan untuk terus memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Barito Selatan dan berharap Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan terbaik bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara.

Turut hadir Forkofimda Kabupaten Barito Selatan, Ketua DPRD Kab. Barito Selatan beserta anggota, Kapolres Barito Selatan, Dandim 1012/Btk, Kajari Barito Selatan, Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Agama Buntok, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, beserta Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala perangkat daerah se-Kabupaten Barito Selatan, Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Kepala PDAM Tirta Barito Buntok, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Selatan, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Barito Selatan, Camat beserta unsur MUSPIKA Kecamatan Dusun Selatan, Lurah dan kepala desa Se-Kecamatan Dusun Selatan, Ketua BPD se-kecamatan Dusun Selatan, Tim delegasi peserta Musrenbang dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Dusun Selatan, Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi masyarakat di Kecamatan Dusun Selatan.

(diskominfoSP-Barsel/E2N//SR1) materi, foto : JN, BUZ