Pengajian Asy Syifa Warnai Hari Jadi Ke-67 Kabupaten Barsel Tahun 2026
MMCBarselBuntok- Pemkab Barsel menggelar Pengajian Asy Syifa Dalam Rangka Hari Jadi Ke-67 Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026 bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Barito Selatan Jalan Soekarno-Hatta Sababilah, Minggu (20/09/2026).
Acara ini dihadiri oleh istri Gubernur Kalteng Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran sekaligus Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah , istri Bupati Barito Selatan Ny. Dr. Hj. Permana Sari Eddy Raya Samsuri, M.Sie, M.M., MBA sekaligus Ketua TP-PKK Kab Barsel, istri Wakil Bupati Barito Selatan Dr. Ita Minarni Khristianto Yudha, S.T., M.T. yang juga sebagai Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Barito Selatan, para Asisten Setda Barsel dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah Kab. Barito Selatan, Para alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pemuka organisasi kemasyarakatan, Para pengurus dan anggota Pengajian Asy-Syifa, serta tamu undangan lainnya.
Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan salam hormat dan salam hangat dari Gubernur Kalimantan Tengah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Barito Selatan.
Dan merupakan kebahagiaan baginya dapat hadir bersama dalam Pengajian Asy-Syifa yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan.
Hari Jadi ini bukan sekadar mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bersyukur, mempererat silaturahmi, dan memanjatkan do’a agar Barito Selatan senantiasa diberikan keamanan, kemajuan, keberkahan, dan kesejahteraan.
“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri oleh karena itu dibutuhkan peran dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, perempuan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Barito Selatan agar dapat menjadi Kabupaten yang maju, sejahtera, dan berdaya saing dalam semangat gotong royong dan kepedulian, “ Kata Aisyah.
Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, saya juga menyampaikan apresiasi atas peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan, keluarga adalah tempat pertama untuk menanamkan nilai-nilai agama, membentuk karakter, membangun akhlak, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
“Karena itu, saya berharap Pengajian Asy-Syifa dapat terus menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, sekaligus menumbuhkan rasa sosial yang tinggi di tengah Masyarakat, “ Lanjunya.
Beliau juga mengajak seluruh muslimah untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kabut asap dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dapat berdampak pada kesehatan, lingkungan, aktivitas masyarakat, serta kualitas udara yang kita hirup bersama.
“Mari kita menjadi bagian dari pencegahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membakar sampah sembarangan, dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla, “ Tutupnya.
(DiskominfoSP//E2N) Materi; Foto : JN, BUZ