Bupati Barito Selatan Menghadiri Acara Ground Breaking Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Barito Selatan.
MMCBarsel-Buntok-Bupati Barito Selatan ( Barsel) Eddy Raya Samsuri Menghadiri Acara Ground Breaking Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Barito Selatan di Aula Mako Satsamapta Polres Lama Jalan Tugu Buntok. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, serta Staf Ahli Bupati, Baharudin H. Lisa dan Satya Titiek Atyani Djoedir.
Bupati Barito Selatan dalam sambutannya mengatakan bahwa Pembangunan SPPG ini merupakan sebuah langkah visioner dan strategis dalam upaya kita bersama untuk menjawab tantangan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia dini dan keluarga prasejahtera di wilayah Barito Selatan.
Masalah gizi buruk dan stunting masih menjadi persoalan serius di banyak daerah, termasuk di Kabupaten Barito Selatan. Gizi bukan hanya soal makanan, tapi menyangkut masa depan generasi. Anak-anak yang mengalami kekurangan gizi akan mengalami hambatan dalam tumbuh kembang, baik secara fisik, kognitif, maupun emosional. Ini adalah tantangan nyata dalam pembangunan sumber daya manusia. “Karena itulah, kehadiran SPPG ini kami pandang sangat tepat, relevan, dan penuh makna,” Kata Eddy Raya.
Fasilitas ini nantinya bukan hanya menjadi tempat pemberian makanan tambahan, tetapi juga sebagai pusat edukasi gizi, pelayanan kesehatan dasar, serta ruang kolaboratif antara keluarga, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.
Bupati Eddy Raya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Barito Selatan yang telah memprakarsai pembangunan ini. Hal ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan gizi.
“Kami dari Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung penuh program-program yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Tutur Eddy Raya. Eddy percaya bahwa kolaborasi antara institusi pemerintah, kepolisian, dan organisasi masyarakat akan memberikan hasil yang jauh lebih kuat dan menyeluruh. Eddy mengajak untuk menyadari bahwa tugas mewujudkan generasi emas Indonesia tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi lintas sektor, gotong royong, dan keikhlasan untuk bergerak bersama. Apa yang dilakukan hari ini, sekecil apa pun, adalah investasi besar untuk masa depan.
Lebih jauh Eddy ingin menekankan bahwa pembangunan fisik hanyalah permulaan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana dapat mengelola, menghidupkan, dan memaksimalkan fungsi dari fasilitas SPPG ini secara berkelanjutan. Perlu memastikan bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan empati sosial.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan sejahtera bagi seluruh warga Barito Selatan,” Tutup Eddy.

Pada kesempatan yang sama Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea mengatakan sebagai aparat penegak hukum yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban menyadari bahwa stabilitas sebuah wilayah tidak hanya ditentukan oleh situasi kamtibmas yang kondusif. Lebih dari itu, kesejahteraan masyarakat, terutama generasi muda adalah fondasi utama masa depan bangsa. Anak-anak adalah aset paling berharga. Mereka adalah calon-calon pemimpin, inovator dan penerus cita-cita bangsa. Namun potensi besar ini tidak akan berkembang optimal tanpa dukungan gizi yang cukup. Gizi yang baik adalah kunci untuk membentuk fisik yang kuat, otak yang cerdas, serta mental yang sehat dan tangguh demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Maka dari itu, kami dari Polres Barito Selatan bersama Yayasan Kemala Bayangkari merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi persoalan gizi,” Kata Jecson.
Program pembangunan SPPG ini adalah wujud nyata komitmen Polres Barsel tidak hanya ingin menciptakan rasa aman, tetapi juga turut serta membangun fondasi kesehatan dan kecerdasan anak-anak kita. SPPG yang akan dikelola oleh Kemala Presisi Barito Selatan di samping menyiapkan makanan yang layak dan bergizi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) juga memiliki keunggulan yang mengedepankan food security di mana adanya petugas khusus yang ditunjuk sebagai pengawas, serta akan menyiapkan alat khusus untuk mengawasi gizi, kualitas, dan keamanan makanan yang disediakan. Kapolres berharap SPPG ini dibentuk tidak hanya sekedar untuk menjalankan program pemerintah tapi benar-benar tujuan akhirnya itu memberikan makanan bergizi gratis itu kepada anak-anak bisa tercapai. Program ini diharapkan akan berjalan berkesinambungan, bekerjasama dengan berbagai pihak terutama pemerintah daerah Barito Selatan serta para relawan. Pembangunan fasilitas ini hanyalah langkah awal. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi semua pihak untuk bersama-sama mengawasi dan mensukseskan program yang mulia ini.

Turut hadir DPRD Kab. Barsel, Dandim 1012/Buntok, Kajari Barito Selatan, Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Agama Buntok, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan beserta Asisten, Ibu Ketua dan segenap Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Barito Selatan, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran anggota Polres Barsel serta tamu undangan lainnya.(diskominfoSP-Barsel//E2N) materi, foto : SNH, IBUZ