Ringkasan Berita

Khristianto Yudha mewakili Pemkab Barsel mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog Cabang Buntok, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga bantuan ini dapat sampai kepada masyarakat. Dan berharap semoga kerja sama dan kepedulian seperti ini dapat terus dijaga. Dan di tengah kondisi cuaca yang semakin panas dan kering, ia juga mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

Umum Kabupaten
| 1 jam yang lalu

Gandeng Bulog, Pemkab Barsel Ringankan Beban Warga Melalui Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Tahun 2026

Endang

Editor

MMCBarselBuntok-Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) lagi-lagi menunjukkan komitmen dan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan bagi warga yang berhak menerimanya. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Malungai, Kamis (27/08/2026).

Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T., mengatakan bahwa program Penyaluran Bantuan Pangan dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Barito Selatan, sekaligus bantuan pangan dari Perum Bulog Cabang Buntok sebagai wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bersama Perum Bulog kepada masyarakat.

“Kami berharap bantuan pangan yang disalurkan pada hari ini dapat benar-benar memberikan manfaat, membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, serta sedikit meringankan beban masyarakat, “ Kata Wabup.

Namun lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kehadiran kami di Desa Malungai pada hari ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin melihat dan mendengar secara langsung bagaimana kondisi masyarakat di desa, apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi kendala, dan apa yang masih perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, “ Pungkas Khristianto Yudha.

Karena pembangunan tidak cukup hanya dilakukan dari kantor. Pemerintah harus turun langsung ke lapangan, bertemu dengan masyarakat, mendengarkan suara masyarakat, dan memastikan bahwa program serta bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Khristianto Yudha juga memberikan peringatan keras kepada seluruh Masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar. Sekecil apa pun api yang dinyalakan, apabila tidak terkendali dapat membakar lahan secara luas, mengganggu kesehatan, merusak lingkungan, dan merugikan masyarakat lainnya.

Wabup juga menghimbau jika masyarakat melihat adanya titik api atau kejadian karhutla, segera melaporkan melalui BARSEL SIAGA 112, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Turut hadir Forkopimda, Kepala Perum Bulog Cabang Buntok Faris Jaya Permana, Kepala Perangkat Daerah, Camat Gunung Bintang Awai, Kepala Desa Malungai dan seluruh perangkat desa serta tamu undangan lainnya.(DiskominfoSP//E2N) Materi; Foto : JN