Rapat Evaluasi Pencegahan Dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tenga
MMCBarselBuntok- Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) bersama seluruh jajaran Pemkab yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Evaluasi Pencegahan Dan Penanganan Kebakaran Hutan Dan Lahan di Provinsi Kalimantan Tengah Bertempat di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah Jalan RTA. Milono No.1 Palangka Raya, Kamis (03/09/2026).
Acara ini dihadiri juga oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Barsel Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Barsel Yoga Prasetianto Utomo, S.STP., M.M., dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kab. Barsel.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengatakan dalam menangani bencana karhutla dan kekeringan, pemerintah kabupaten Barito Selatan telah membentuk serta mengerahkan tim gabungan sebanyak 200 personel.
Tim gabungan ini melaksanakan penanganan secara terpadu, terkoordinasi, dan lintas sektor dengan mengutamakan kecepatan respons, efektivitas pemadaman, keselamatan personel Masyarakat serta pencegahan meluasnya kejadian karhutla.
“Salah satu langkah strategis Pemkab Barsel dalam mengantisipasi meluasnya karhutla adalah melaksanakan pemantauan titik api secara berkelanjutan, informasi perkembangan titik api diperoleh dari BMKG yang terus dipantau setiap hari sebagai bagian dari sistem peringatan dini karhutla dan segera ditindaklanjuti penanganannya, “ Kata Eddy Raya.
Data dan informasi disampaikan kepada seluruh camat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Polsek, Koramil, Kepala Desa/Lurah dan semua unsur terkait untuk segera melaksanakan langkah-langkah pencegahan, verifikasi lapangan, patrol, pemantauan serta penanganan awal.
Sinergi seluruh unsur yang terlibat, tegas Eddy, menjadi kekuatan utama dalam mempercepat respons dan meningkatkan efektivitas penanganan karhutla.
Eddy optimis Pemkab Barsel dapat menangani karhutla ini dengan efektif, cepat, dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat. Pemkab Barsel juga terus memperkuat Upaya pencegahan, deteksi dini, pemadaman, pendinginan, patrol, pemantauan hotspot, serta penanganan dan perlindungan masyarakat terdampak. Dengan demikian diharapkan penanganan karhutla di Kabupaten Barito Selatan dapat terus ditingkatkan serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Kalimantan Tengah Bebas Asap Tahun 2026.
(DiskominfoSP//E2N) Materi; Foto : Buz